• Slide8.JPG
  • Slide9.JPG
  • Slide26.JPG
  • Slide17.JPG
  • Slide30.JPG
  • Slide31.JPG
  • Slide24.JPG
  • Slide39.JPG
  • Slide50.JPG
  • Slide15.JPG
  • Slide41.JPG
  • Slide47.JPG
  • Slide45.JPG
  • Slide29.JPG
  • Slide7.JPG
  • Slide33.JPG
  • Slide22.JPG
  • Slide1.JPG
  • Slide10.JPG
  • Slide42.JPG
  • Slide44.JPG
  • Slide6.JPG
  • Slide3.JPG
  • Slide14.JPG
  • Slide49.JPG
  • Slide37.JPG
  • Slide12.JPG
  • Slide21.JPG
  • Slide27.JPG
  • Slide25.JPG
  • Slide20.JPG
  • Slide36.JPG
  • Slide53.JPG
  • Slide46.JPG
  • Slide51.JPG
  • Slide40.JPG
  • Slide2.JPG
  • Slide38.JPG
  • Slide56.JPG
  • Slide5.JPG
  • Slide48.JPG
  • Slide23.JPG
  • Slide34.JPG
  • IMG-20251205-WA0034.jpg
  • Slide32.JPG
  • Slide43.JPG
  • Slide28.JPG
  • Slide52.JPG
  • Slide55.JPG
  • Slide4.JPG
  • Slide16.JPG
  • Slide19.JPG
  • Slide18.JPG
  • Slide13.JPG
  • Slide54.JPG
  • Slide35.JPG
  • IMG-20251205-WA0032.jpg
  • Slide11.JPG

Jurusan Kehutanan Politeknik Pertanian Negeri Kupang hadir sebagai institusi pendidikan vokasi yang berkomitmen untuk mencetak tenaga ahli di bidang kehutanan, dengan kekhasan wilayah yang menjadi tantangan sekaligus fokus utama: wilayah semi ringkai. Berada di tanah Nusa Tenggara Timur yang kering dan berdimensi ekologis unik, jurusan ini mengusung semangat untuk mengelola hutan tidak secara umum, tetapi secara spesifik pada ekosistem yang rapuh namun penuh potensi. Untuk mewujudkan hal tersebut, jurusan ini memiliki dua program studi yang saling melengkapi, yaitu Manajemen Sumber Daya Hutan (MSDH) dan Pengelolaan Hutan (PH) , masing-masing dengan visi strategis yang menjadi kompas dalam melahirkan lulusan unggul.

Program Studi Manajemen Sumber Daya Hutan (MSDH) 

Prodi ini mengusung visi yang tegas: “Menjadi Program Studi Yang Unggul Dalam Menghasilkan Lulusan Vokasional Kehutanan yang Berkompeten Dalam Pengelolaan Hutan Lestari di Wilayah Semi Ringkai.” Visi ini menempatkan Prodi MSDH sebagai pusat unggulan untuk memahami dan mengelola tantangan besar kawasan semi ringkai. Fokusnya adalah pada perencanaan strategis, konservasi, dan pengelolaan sumber daya hutan secara lestari dengan pendekatan vokasional yang aplikatif. Mahasiswa MSDH dibekali kemampuan untuk mendiagnosa kondisi lahan kritis, merancang rehabilitasi ekosistem, serta mengembangkan sistem pengelolaan air dan keanekaragaman hayati yang adaptif terhadap iklim kering. Lulusan MSDH diharapkan mampu menjadi perencana dan pengelola kawasan hutan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga trampil menerapkan teknik-teknik konservasi lahan di wilayah dengan curah hujan terbatas, sehingga fungsi ekologis hutan sebagai penyangga kehidupan tetap terjaga.

Program Studi Pengelolaan Hutan (PH) 

Prodi ini memiliki visi yang tidak kalah strategis: “Menjadi Program Studi terakreditasi yang mampu menghasilkan sumberdaya manusia profesional yang memiliki jiwa wirausaha dalam mengembangkan dan menyebarluaskan IPTEKS di bidang kehutanan dalam rangka mewujudkan pengelolaan hutan lestari di wilayah semi ringkai.” Visi ini menekankan pada dua pilar utama: profesionalisme dan jiwa wirausaha. Prodi PH mempersiapkan mahasiswanya untuk menjadi praktisi lapangan yang handal, menguasai teknik silvikultur, inventarisasi hutan, hingga pemanenan hasil hutan yang ramah lingkungan, khususnya di ekosistem semi ringkai. Namun, yang membedakan adalah penekanan pada kewirausahaan—lulusan tidak hanya mampu bekerja di instansi atau perusahaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi dari hasil hutan kayu dan non-kayu yang adaptif di lahan kering, seperti pengembangan madu, tanaman obat, atau kayu energi. Mereka dididik untuk menjadi agen inovasi yang menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, sehingga pengelolaan hutan lestari di wilayah semi ringkai dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

Login Form