Dari Mata Air untuk Masa Depan: Jurusan Kehutanan Dorong Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Cinta Kasih di Kupang Tengah
Kupang, 01 Agustus 2025 - Jurusan Kehutanan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2025 bertempat di Kelompok Wanita Tani (KWT) Cinta Kasih, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Cinta Kasih, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang”, dengan fokus pada penguatan kapasitas perempuan dalam pengelolaan sumber daya hutan dan lingkungan secara berkelanjutan.
Penerapan Agrosilvofishery di Desa Kesetnana Kabupaten Timor Tengah Selatan
Kondisi iklim kering yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya di Desa Kesetnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan, telah lama menjadi tantangan utama masyarakat dalam memperoleh akses air bersih. Wilayah ini berada dalam pengaruh kuat pola iklim Australia, yang menyebabkan minimnya curah hujan dan terbatasnya sumber daya air. Tidak hanya menghadapi krisis air, masyarakat desa juga terbiasa dengan praktik pembukaan lahan menggunakan sistem tebas bakar serta pengolahan lahan yang kurang produktif. Menyikapi kondisi tersebut, Jurusan Kehutanan dan Jurusan Perikanan & Kelautan Politeknik Pertanian Negeri Kupang menginisiasi sebuah kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang menyasar langsung Kelompok Tani Bersaudara di desa tersebut.
Pengabdian Masyarakat Prodi Manajemen Sumberdaya Hutan Jurusan Kehutanan Politani Kupang, Ajarkan Sistem Agrosilvopastural Bagi Petani di Raknamo
Ketua Program Studi Manajemen Sumberdaya Hutan Politani Kupang Dr. Jeriels Matatula bersama Ketua kelompok tani Fajar Pagi saat tanam pisang cavendis di Desa Rakanamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, NTT.Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang mengajarkan kepada masyarakat Raknamo, Kabupaten Kupang, NTT terkait manfaat sistem agrosilvopastural. Melalui Program Studi Manajemen Sumberdaya Hutan Jurusan Kehutanan Politani Kupang, para petani di Raknamo diperkenalkan dengan sistem agrosilvopastural.
Kegiatan itu dihadiri sejumlah Dosen, teknisi, Mahasiswa Kehutanan Politani Kupang dan para petani di Raknamo. Kegiatan dirangkai dalam penyuluhan, pelatihan dan penerapan model agrosilvopastural. Ketua Program Studi Manajemen Sumberdaya Hutan Sekaligus Ketua Penerapan Iptek pada Masyarakat, Dr Jeriels Matatula mengatakan agrosilvopastural memiliki manfaat yang sangat luar biasa bagi petani. Menurut beliau agrosilvopastural adalah paduan antara kehutanan, pertanian dan peternakan dimana paduan itu memberikan manfat dan kentungan secara terpadu dan memiliki keuntungan ekonomi. Bagi beliau keuntungan agrosilvopastural adalah memelihara unsur hara tanah dan memberikan kesuburan. Selain itu hasil dari pengembangan itu adalah kesejahteraan masyarakat.
Yos F. da-Lopez
Hits: 551
Penerapan Model Agrosilvopastural di Kelompok Tani Fetomone Desa Sillu Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang
PKMR XVIII Politani Kupang: Mengukuhkan Rimbawan Muda untuk Masa Depan Hutan yang Berkelanjutan
Gambar 1. Foto bersama acara penutupan PKMR XVIII Politani Kupang
Kupang – Politeknik...