Belajar dan Tumbuh di Alam: Mahasiswa D4 Jurusan Kehutanan Politeknik Pertanian Negeri Kupang Jalani Magang di Jawa Timur
Sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap kegiatan mahasiswa di lapangan, Yudhistira A. N. Rua Ora, S.Hut., G.Dip.For., M.For., dosen Jurusan Kehutanan Politeknik Pertanian Negeri Kupang, melakukan kunjungan lapangan ke lokasi magang mahasiswa Program Studi D4 Pengelolaan Hutan di wilayah Jawa Timur pada tanggal 27–30 Oktober 2025. Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk monitoring dan evaluasi kegiatan magang yang tengah berlangsung di beberapa Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). Total mahasiswa yang melaksanakan magang tersebar di enam lokasi, yaitu: KPH Banyuwangi Barat sebanyak 12 mahasiswa, KPH Malang sebanyak 12 mahasiswa, KPH Jember sebanyak 9 mahasiswa, KPH Banyuwangi Selatan sebanyak 11 mahasiswa, KPH Banyuwangi Utara sebanyak 9 mahasiswa dan KPH Probolinggo sebanyak 5 mahasiswa.
![]() |
![]() |
(Diskusi Bersama ADM/KEPALA KPH Banyuwangi Barat, Banyuwangi Utara dan Banyuwangi Selatan)
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Yudhistira melakukan diskusi langsung dengan ADM/Kepala KPH masing-masing lokasi. Pembahasan difokuskan pada peran mahasiswa selama kegiatan magang, kontribusi mereka terhadap kegiatan lapangan KPH, serta peluang kerja sama antara perguruan tinggi dan instansi pengelola hutan di masa mendatang. “Kami sangat mengapresiasi kerja sama pihak KPH yang telah memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan. Diskusi ini penting untuk menyelaraskan antara kebutuhan praktis di lapangan dan pembelajaran akademik di kampus,” ujar Ibu Yudhistira.
Dalam dialog bersama para kepala KPH, juga dibahas pentingnya peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang konservasi, pengelolaan hutan berbasis masyarakat, serta penggunaan teknologi dalam pemantauan kawasan hutan. Pihak KPH menyambut baik kehadiran mahasiswa dan berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut secara berkesinambungan. Ibu Yudhistira juga berdialog langsung dengan mahasiswa untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik. Beliau juga memberikan arahan serta motivasi kepada mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan magang ini sebagai wahana pembelajaran nyata di lapangan.
![]() |
![]() |
| (KPH Jember) | (KPH Banyuwangi Barat) |
“Saya sangat bangga melihat semangat mahasiswa kehutanan yang beradaptasi langsung dengan dunia kerja di lapangan. Magang bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi kesempatan untuk belajar menjadi rimbawan sejati yang tangguh, beretika, dan peduli lingkungan,” ujar Ibu Yudhistira dengan penuh semangat.
Selain memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan, Ibu Yudhistira juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan pihak KPH dalam mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan. “Harapan saya, para mahasiswa dapat membawa pengalaman lapangan ini sebagai bekal profesionalisme di masa depan. Jadilah generasi kehutanan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan ilmu dengan hati,” tambahnya.
![]() |
![]() |
| (KPH Banyuwangi Selatan) | (KPH Malang) |
Kegiatan kunjungan ini disambut antusias oleh mahasiswa di berbagai lokasi. Mereka merasa termotivasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh dosen dan pihak jurusan. Sebagai penutup kunjungan, Ibu Yudhistira menyampaikan pesan semangat kepada seluruh mahasiswa magang, “Teruslah berproses, nikmati setiap tantangan, dan jadikan pengalaman di lapangan ini sebagai bagian dari perjalanan menjadi rimbawan yang berintegritas dan cinta alam.”
Melalui kegiatan ini, Jurusan Kehutanan menunjukkan komitmen kuat dalam mendampingi mahasiswa tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di lapangan, tempat di mana calon rimbawan muda belajar langsung tentang makna menjaga dan mengelola hutan secara lestari.
![]() |
| (KPH Probolinggo, bersama Asper) |







