Politani Kupang: Mahasiswa Kehutanan Gelar Pra-PKMR sebagai Bagian dari Pembentukan Karakter Rimbawan

Sekitar 100 mahasiswa dari Jurusan Kehutanan Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani Kupang) mengikuti kegiatan Pra-Perkemahan Kerja Malam Rimbawan (Pra-PKMR). Kegiatan ini merupakan tahapan awal dari rangkaian PKMR yang direncanakan berlangsung di kawasan Hutan Camplong, Kabupaten Kupang.
PKMR adalah langkah awal untuk mendidik para rimbawan muda dalam memiliki jiwa dan semangat (corsa) rimbawan, maka perlu diadakan kegiatan pembentukan jiwa dan semangat (corsa) rimbawan dalam bentuk Perkemahan Kerja dan Malam Rimbawan. langkah awal untuk mendidik para rimbawan muda dalam memiliki jiwa dan semangat (corsa) rimbawan, maka perlu diadakan kegiatan pembentukan jiwa dan semangat (corsa) rimbawan dalam bentuk Perkemahan Kerja dan Malam Rimbawan
Pra PKMR merupakan kegiatan persiapan PKMR yang dilaksanakan kurang lebih 1 bulan sebelum PKMR berlangsung di lokasi yang telah ditetapkan. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan seperti olahraga senam pagi, lari, push up, sit up, dan kegiatan-kegiatan lain untuk mempersiapkan fisik dan mental peserta, senior pendamping dan panitia. Selain itu, kegiatan Pra PKMR diisi dengan persiapan explore di lapangan pada saat kegiatan PKMR berlangsung, seperti sharing materi dan praktek langsung tentang navigasi darat, analisis vegetasi dan inventarisasi, fotografi, P3K, panjat tebing serta pengamatan satwa liar. Sharing materi dan praktek ini diberikan langsung oleh para senior rimbawan (mahasiswa) sehingga selain mempersiapkan peserta, kegiatan pra PKMR ini juga ditujukan untuk meningkatkan soft skill senior rimbawan (mahasiswa).
Ketua panitia, Flora Evalina Ina Kleruk, menyampaikan bahwa peserta berasal dari Program Studi Pengelolaan Hutan serta Manajemen Sumber Daya Hutan. Kegiatan diawali dengan olahraga sore yang dijadwalkan setiap hari Rabu pukul 17.00 WITA dan olahraga pagi hari Sabtu dimulai pukul 06.00 WITA.
Kegiatan PKMR bertujuan membentuk karakter mahasiswa menjadi rimbawan muda yang berintegritas dan berlandaskan sembilan nilai dasar rimbawan, yaitu: kejujuran, tanggung jawab, keikhlasan, kedisiplinan, visi ke depan, keadilan, kepedulian, kerja sama, dan profesionalisme. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman dalam menjalankan tugas konservasi dan pengelolaan sumber daya hutan secara berkelanjutan.
