• Slide47.JPG
  • Slide32.JPG
  • Slide30.JPG
  • Slide6.JPG
  • Slide40.JPG
  • Slide49.JPG
  • Slide17.JPG
  • Slide13.JPG
  • Slide4.JPG
  • Slide5.JPG
  • Slide50.JPG
  • Slide20.JPG
  • Slide42.JPG
  • Slide39.JPG
  • Slide12.JPG
  • Slide28.JPG
  • Slide37.JPG
  • Slide25.JPG
  • Slide35.JPG
  • Slide41.JPG
  • Slide15.JPG
  • Slide16.JPG
  • Slide29.JPG
  • Slide8.JPG
  • Slide19.JPG
  • Slide21.JPG
  • Slide44.JPG
  • Slide48.JPG
  • Slide34.JPG
  • Slide46.JPG
  • Slide43.JPG
  • Slide23.JPG
  • IMG-20251205-WA0034.jpg
  • IMG-20251205-WA0032.jpg
  • Slide38.JPG
  • Slide56.JPG
  • Slide22.JPG
  • Slide36.JPG
  • Slide52.JPG
  • Slide45.JPG
  • Slide55.JPG
  • Slide33.JPG
  • Slide31.JPG
  • Slide2.JPG
  • Slide3.JPG
  • Slide54.JPG
  • Slide18.JPG
  • Slide14.JPG
  • Slide26.JPG
  • Slide1.JPG
  • Slide53.JPG
  • Slide24.JPG
  • Slide27.JPG
  • Slide51.JPG
  • Slide9.JPG
  • Slide11.JPG
  • Slide7.JPG
  • Slide10.JPG

Pameran PBL & CM Semester Genap Politani Negeri Kupang: Bentuk Nyata Penerapan Pembelajaran Vokasional

 

WhatsApp_Image_2025-06-13_at_16.26.16_5302fca2_1.jpg

 

Politeknik Pertanian Negeri Kupang berhasil menggelar EXPO PBL & CM Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 pada Jumat, 13 Juni 2024. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh mahasiswa dari lima jurusan, dan turut melibatkan Kimia Farma yaitu bentuk cek kesehatan gratis serta Dharma Wanita Persatuan Politani Negeri Kupang sebagai bagian dari partisipasi aktif.

Direktur Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Project Based Learning (PBL) merupakan metode pembelajaran yang wajib diterapkan di perguruan tinggi vokasi, sebagaimana diamanatkan dalam perjanjian kinerja.

“Kita tengah berada dalam proses transformasi menuju sistem pembelajaran vokasional yang lebih berkualitas. Hal ini terlihat dari meningkatnya standar prosedur, serta frekuensi dan kualitas aktivitas pembelajaran. Tujuannya adalah agar mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pemahaman mendalam. Mereka didorong menjadi pelaku utama dalam seluruh proses, dari awal hingga akhir, sehingga setelah lulus dapat mandiri dan sejahtera berbekal kompetensi yang dimiliki,” ungkapnya.

Di sisi lain, Chris N. Namah, SE., M.Sc., yang hadir mewakili Ketua Panitia EXPO, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah dilaksanakan untuk ketiga kalinya.

Ia menekankan bahwa tujuan utama dari EXPO adalah memperkenalkan karya hasil praktik mahasiswa yang didasarkan pada mata kuliah, selaras dengan arahan dari Kementerian Pendidikan mengenai pentingnya penerapan pendekatan Project Based Learning.

EXPO PBL & CM bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi juga berperan sebagai wadah pembinaan jiwa kewirausahaan serta penguatan daya saing lulusan di masa mendatang. Untuk jurusan kehutanan sendiri menampilkan produk berupa bibit tanaman hutan (merbau, mangga, sengon, dan lainnya), madu, jamur tiram, hasil karya herbarium dan Peta Kawasan Pengelolaan Oesao. Mahasiswa juga antusias untuk menyampaikan tujuan dan progress yang mereka kerjakan selama PBL & CM. (RS)

More in Berita  

Login Form