• Slide33.JPG
  • Slide18.JPG
  • Slide3.JPG
  • Slide46.JPG
  • Slide2.JPG
  • Slide4.JPG
  • Slide6.JPG
  • Slide42.JPG
  • Slide35.JPG
  • Slide11.JPG
  • Slide8.JPG
  • Slide56.JPG
  • Slide55.JPG
  • Slide30.JPG
  • Slide7.JPG
  • Slide47.JPG
  • Slide38.JPG
  • Slide28.JPG
  • Slide10.JPG
  • Slide43.JPG
  • Slide32.JPG
  • Slide25.JPG
  • Slide26.JPG
  • Slide49.JPG
  • Slide24.JPG
  • Slide19.JPG
  • Slide41.JPG
  • Slide9.JPG
  • Slide29.JPG
  • Slide40.JPG
  • Slide51.JPG
  • Slide44.JPG
  • Slide13.JPG
  • Slide36.JPG
  • Slide23.JPG
  • Slide17.JPG
  • Slide31.JPG
  • Slide14.JPG
  • Slide15.JPG
  • Slide45.JPG
  • Slide5.JPG
  • Slide50.JPG
  • Slide54.JPG
  • Slide20.JPG
  • Slide16.JPG
  • Slide48.JPG
  • Slide27.JPG
  • IMG-20251205-WA0032.jpg
  • Slide37.JPG
  • Slide21.JPG
  • Slide39.JPG
  • Slide22.JPG
  • Slide12.JPG
  • Slide53.JPG
  • Slide52.JPG
  • IMG-20251205-WA0034.jpg
  • Slide1.JPG
  • Slide34.JPG

    

E-Modul Literasi dan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) di Era Digital Bagi Mahasiswa Jurusan Kehutanan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang

E-modul ini disusun untuk membekali mahasiswa kehutanan dengan pemahaman dasar tentang kecerdasan buatan (AI), yaitu kemampuan mahasiswa dalam menggunakan AI secara efektif, serta kesadaran etis dalam pemanfaatannya di era digital. Dalam bidang kehutanan, AI telah memberikan dampak nyata melalui berbagai inovasi yang membantu pengelolaan hutan secara lebih efisien dan akurat. Modul ini menyajikan beberapa studi kasus penerapan AI di Indonesia, seperti sistem GUARDIAN dari Rainforest Connection (RFCx) yang dipasang di pohon-pohon hutan Sumatera dan Kalimantan untuk mendeteksi suara mesin chainsaw dan memberikan peringatan dini kepada ranger dalam hitungan menit. Selain itu, DeepForest sebagai perangkat lunak berbasis Python mampu mendeteksi dan menghitung tajuk pohon secara individual dari citra udara, sehingga berpotensi besar dalam inventarisasi karbon dan pemantauan regenerasi hutan. Model prediksi kebakaran hutan juga dikembangkan dengan mengintegrasikan data dari LAPAN, BMKG, dan SIPONGI guna mengidentifikasi wilayah berisiko tinggi sebelum kebakaran terjadi.
Bagi mahasiswa, AI menjadi alat bantu akademik yang sangat relevan. Modul ini menjelaskan berbagai istilah penting seperti prompt, hallucination, context window, RAG, dan temperature, serta membandingkan beberapa platform AI seperti ChatGPT, DeepSeek, Claude, Perplexity AI, dan Google Gemini secara komprehensif. Panduan penggunaan dan contoh prompt efektif turut disertakan untuk mendukung kegiatan akademik. Modul ini juga menekankan batasan etis penggunaan AI, termasuk larangan plagiarisme dan manipulasi data. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan AI secara bijak sebagai alat pendukung yang meningkatkan kemampuan berpikir kritis, produktivitas, dan kreativitas dalam menghadapi tantangan kehutanan modern.

Berkas didownload berikut ini :

https://online.fliphtml5.com/e-modulAI/E-MODUL/

 

More in Berita  

Login Form