Johanis A. Jermias Kembali Terpilih sebagai Direktur Politani Kupang Periode 2026–2030

Kota Kupang — Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani Kupang) kembali mempercayakan kepemimpinan institusi kepada Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc. Ia terpilih sebagai Direktur Politani Kupang untuk periode 2026–2030 setelah memperoleh 37 suara dalam proses pemilihan yang melibatkan 25 anggota Senat dan 13 perwakilan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Pemilihan Direktur berlangsung di Gedung CC Lantai 2 Kampus Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Jalan Prof. Dr. Herman Johanes, Lasiana, Kota Kupang, pada Kamis, 13 Agustus 2026. Rangkaian pemilihan dimulai sekitar pukul 09.30 WITA melalui Rapat Senat Politeknik Pertanian Negeri Kupang.
Dalam pemungutan suara tersebut, Johanis A. Jermias memperoleh dukungan mayoritas dan unggul atas dua calon lainnya. Prof. Catootjie L. Nalle, Ph.D. memperoleh satu suara, sementara Micha Snoverson Ratu Rihi, S.P., M.Si. tidak memperoleh suara.
Berdasarkan hasil pemungutan dan penghitungan suara, Johanis A. Jermias ditetapkan sebagai calon dengan perolehan suara terbanyak, yakni 37 suara. Sementara itu, Prof. Catootjie L. Nalle memperoleh satu suara dan Micha Snoverson Ratu Rihi memperoleh nol suara. Seluruh tahapan pemungutan hingga penghitungan suara dipandu oleh Ketua Panitia Pemilihan, Dr. Laurensius Lehar, S.P., M.P.
Setelah proses penghitungan suara rampung, Ketua Senat Politani Kupang meminta persetujuan anggota Senat bersama perwakilan Menteri untuk mencantumkan nama calon dengan perolehan suara terbanyak dalam Berita Acara Pemilihan dan Penetapan Calon Direktur Terpilih Politeknik Pertanian Negeri Kupang Periode 2026–2030.
Forum kemudian menyepakati Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc. sebagai calon Direktur dengan suara terbanyak untuk dituangkan dalam berita acara dan selanjutnya diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Mendorong Politani Kupang Semakin Maju
Penerima Kuasa Mendiktisaintek, Kepala Biro Hukum Inneke Indraswati, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada Senat Politani Kupang atas pelaksanaan pemilihan Direktur yang berlangsung tertib, lancar, dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Menurut Inneke, pemilihan Direktur merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memastikan keberlanjutan proses pengembangan institusi. Karena itu, hasil pemilihan diharapkan menjadi pijakan bagi Politani Kupang untuk terus bergerak maju menghadapi berbagai tantangan pendidikan tinggi vokasi.
Ia juga menegaskan bahwa Direktur terpilih mengemban tanggung jawab besar untuk membawa Politani Kupang menuju perkembangan yang semakin baik. Salah satu perhatian utama yang perlu mendapat respons strategis adalah peningkatan jumlah mahasiswa sebagai bagian dari penguatan dan keberlanjutan institusi.
Untuk itu, Direktur terpilih diharapkan mampu membangun kerja sama dan sinergi yang kuat dengan seluruh sivitas akademika, sekaligus merancang berbagai strategi inovatif untuk meningkatkan daya tarik serta kepercayaan masyarakat terhadap Politani Kupang. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah mahasiswa sekaligus memperkuat posisi Politani Kupang sebagai perguruan tinggi vokasi yang unggul dan relevan dengan kebutuhan pembangunan.
Sementara itu, Ketua Senat Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Dina V. Sinlae, menegaskan bahwa pemilihan Direktur merupakan bagian penting dari demokrasi institusional. Proses tersebut menjadi momentum strategis bagi seluruh unsur perguruan tinggi untuk menentukan arah kepemimpinan dan pengembangan Politani Kupang selama empat tahun ke depan.
Dina juga mengingatkan bahwa perbedaan pilihan dalam proses demokrasi tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, seluruh sivitas akademika perlu kembali bersatu setelah proses pemilihan berakhir dan bersama-sama menempatkan kepentingan institusi sebagai prioritas utama.
“Setelah seluruh proses pemilihan selesai, kita harus kembali berdiri sebagai satu keluarga besar Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Kepentingan institusi harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” pesannya dalam rapat tersebut.
Ia berharap kepemimpinan Politani Kupang periode 2026–2030 dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat tata kelola perguruan tinggi, meningkatkan mutu pendidikan vokasi, serta memperluas inovasi dan jejaring kemitraan.
Lebih dari itu, kepemimpinan ke depan diharapkan mampu memperbesar kontribusi Politani Kupang dalam mendukung pembangunan sektor pertanian sekaligus menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing, khususnya bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur.
Dengan terpilihnya kembali Johanis A. Jermias, seluruh sivitas akademika Politani Kupang diharapkan dapat memperkuat semangat kolaborasi dan bergerak bersama mewujudkan institusi yang semakin unggul, inovatif, berdaya saing, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
(RS)
