Laboratorium Hasil Hutan

Laboratorium Hasil Hutan merupakan salah satu dari empat laboratorium inti di Jurusan Kehutanan Politani Negeri Kupang . Laboratorium ini berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan praktik bagi mahasiswa dalam bidang pengelolaan dan pemanfaatan hasil hutan, baik kayu maupun non-kayu, serta pengolahan limbah kayu menjadi produk bernilai ekonomi .
Sesuai dengan bidang ilmunya, fokus utama laboratorium ini adalah membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis dalam memanfaatkan sumber daya hutan secara optimal dan berkelanjutan. Kegiatan praktikum di sini mencakup:
-
Pengolahan Hasil Hutan Kayu dan Non-Kayu: Mahasiswa mempelajari teknik mengelola berbagai hasil hutan, seperti bambu yang banyak ditemukan di NTT (misalnya di Ngada) untuk dibuat menjadi produk seperti tempat duduk dan tempat tidur . Selain itu, praktik pengolahan hasil hutan non-kayu seperti madu juga diajarkan, mulai dari teknik pencacahan sarang lebah, pengirisan tipis, hingga penyaringan dengan kasa halus untuk menghasilkan madu bersih .
-
Pemanfaatan Limbah Kayu: Laboratorium ini memiliki peralatan yang menunjang mahasiswa untuk memanfaatkan limbah kayu yang banyak terbuang di Kota Kupang . Dalam mata kuliah Proyek Usaha Mandiri, mahasiswa diajarkan mengolah limbah kayu tidak terpakai menjadi produk bernilai jual, sehingga selain keterampilan teknis, mereka juga mendapatkan pembelajaran kewirausahaan .
-
Aplikasi Kreatif Produk Hasil Hutan: Kreativitas mahasiswa dalam mengolah hasil hutan juga diaplikasikan untuk menata lingkungan kampus, misalnya dengan membuat spot-spot ekowisata dari bambu maupun limbah kayu di area depan Kampus Jurusan Kehutanan .


