Mahasiswa Kehutanan Siap Buktikan Kompetensi Lapangan pada Magang Wajib Politani Kupang
Sebanyak 159 mahasiswa Program Diploma III resmi dilepas untuk mengikuti kegiatan magang wajib dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Student Center Politani Kupang, Jumat (13/02/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa vokasi untuk menapaki pengalaman belajar langsung di dunia kerja, sekaligus menguji kompetensi yang telah diperoleh selama perkuliahan. Mahasiswa yang dilepas berasal dari seluruh program studi di lingkungan Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Secara khusus, Jurusan Kehutanan melalui Program Studi DIII Manajemen Sumber Daya Hutan (MSDH) mengirimkan 15 mahasiswa terbaiknya untuk menjalani praktik lapangan di berbagai instansi dan mitra kerja. Kegiatan magang dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai 21 Februari hingga 21 Mei 2026.
Acara pelepasan dipandu oleh Ketua Panitia, Ni Kade Ayu Dewi Aryani, S.Hut., M.Si, yang dalam laporannya menyampaikan bahwa magang merupakan bagian esensial dari pendidikan vokasi. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga harus mampu bekerja secara nyata di lapangan, beradaptasi dengan ritme kerja, serta menjunjung tinggi etika profesional. Ia berharap seluruh peserta dapat menjaga sikap dan nama baik institusi selama menjalankan tugas di lokasi magang masing-masing. Suasana semakin khidmat ketika Wakil Direktur I Bidang Akademik, Max A.J Supit, S.Pt.,GDIpSc.,MFoodTech, memberikan sambutan yang memotivasi mahasiswa. Ia menekankan bahwa pengalaman lapangan sering kali menjadi guru terbaik. Menurutnya, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama akan menjadi kunci keberhasilan mahasiswa di dunia kerja. Ia mengajak peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak mungkin dan kembali dengan pengalaman yang memperkaya diri.
Pesan serupa disampaikan Direktur Johanis A. Jermias S.Pt., M.Sc, yang menegaskan bahwa mahasiswa adalah duta kampus di tempat magang. Ia mengingatkan bahwa sikap profesional dan integritas menjadi cerminan kualitas lulusan Politani Kupang. Dengan penuh semangat, ia mendorong mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan teknis dan karakter kerja yang tangguh di lapangan. Dalam kesempatan yang sama, perwakilan BUMIDA turut memberikan sosialisasi terkait perlindungan asuransi bagi mahasiswa selama masa magang. Penjelasan ini memberi rasa aman sekaligus memastikan bahwa seluruh peserta mendapatkan perlindungan terhadap berbagai risiko selama menjalankan aktivitas praktik kerja.
Bagi mahasiswa kehutanan, magang bukan sekadar agenda akademik, melainkan ruang pembelajaran nyata untuk mengenal pengelolaan sumber daya hutan, kegiatan konservasi, hingga praktik manajemen lapangan secara langsung. Dengan bekal ilmu, keterampilan, dan semangat belajar, kelima belas mahasiswa MSDH kini bersiap mengukir pengalaman berharga yang diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam meniti karier profesional mereka. Pelepasan tersebut menjadi penanda awal perjalanan baru: dari ruang kelas menuju medan kerja, dari teori menuju praktik, serta dari mahasiswa menjadi calon tenaga profesional kehutanan yang siap berkontribusi bagi pembangunan berkelanjutan. (MRN)
