• Slide50.JPG
  • Slide56.JPG
  • Slide32.JPG
  • IMG-20251205-WA0032.jpg
  • Slide1.JPG
  • Slide47.JPG
  • Slide48.JPG
  • Slide28.JPG
  • Slide36.JPG
  • Slide12.JPG
  • Slide19.JPG
  • Slide5.JPG
  • Slide40.JPG
  • Slide54.JPG
  • Slide41.JPG
  • Slide55.JPG
  • Slide30.JPG
  • Slide17.JPG
  • Slide23.JPG
  • Slide35.JPG
  • Slide3.JPG
  • Slide10.JPG
  • Slide16.JPG
  • Slide44.JPG
  • Slide14.JPG
  • Slide11.JPG
  • Slide39.JPG
  • IMG-20251205-WA0034.jpg
  • Slide6.JPG
  • Slide45.JPG
  • Slide26.JPG
  • Slide18.JPG
  • Slide21.JPG
  • Slide52.JPG
  • Slide43.JPG
  • Slide20.JPG
  • Slide2.JPG
  • Slide42.JPG
  • Slide15.JPG
  • Slide46.JPG
  • Slide7.JPG
  • Slide37.JPG
  • Slide49.JPG
  • Slide38.JPG
  • Slide13.JPG
  • Slide27.JPG
  • Slide33.JPG
  • Slide8.JPG
  • Slide53.JPG
  • Slide31.JPG
  • Slide25.JPG
  • Slide24.JPG
  • Slide22.JPG
  • Slide34.JPG
  • Slide4.JPG
  • Slide9.JPG
  • Slide51.JPG
  • Slide29.JPG

Hardiknas 2026 di Politani Kupang: Sinergi Kampus dan Kehutanan untuk Pendidikan Berdampak dan Berkelanjutan

WhatsAppImage2026-05-04at12.48.41PM.jpeg

Gambar 1. Foto bersama Keluarga besar jurusan Kehutanan dengan Direktur Politani Kupang

KUPANG – Politeknik Pertanian Negeri Kupang menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan kampus pada Sabtu (2/5/2026) dengan suasana yang khidmat dan penuh makna.

Upacara ini diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga petugas keamanan. Menariknya, para peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah sebagai wujud penghormatan terhadap kearifan lokal, keberagaman budaya, serta identitas bangsa.

Direktur Politani Kupang, Johanis A. Jermias, dalam amanatnya menegaskan bahwa momentum Hardiknas 2026 menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen institusi dalam mewujudkan pendidikan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa setiap tahun peringatan ini tidak sekadar seremoni, melainkan menjadi titik tolak untuk memperkuat peran kampus sebagai agen perubahan.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab yang lebih luas dari sekadar transfer pengetahuan. Kampus harus mampu menjadi pusat inovasi, pengembangan ilmu, serta solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kita tidak hanya menciptakan ilmu, tetapi juga memastikan ilmu tersebut diterapkan untuk menjawab kebutuhan dan tantangan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, perguruan tinggi dapat berkontribusi langsung dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Dalam konteks ini, Jurusan Kehutanan turut mengambil peran strategis dalam mendukung terwujudnya pendidikan berdampak. Melalui kegiatan tridharma, jurusan ini aktif mengembangkan inovasi di bidang pengelolaan hutan berkelanjutan, konservasi sumber daya alam, rehabilitasi lahan kritis, serta pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Berbagai program seperti agroforestri berbasis masyarakat, konservasi air, hingga pendampingan kelompok tani menjadi bukti nyata kontribusi keilmuan kehutanan dalam menjawab tantangan lingkungan dan sosial di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Momentum Hardiknas ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Sinergi antara civitas akademika, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang unggul, adaptif, dan peduli terhadap lingkungan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Politani Kupang juga memberikan penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada pegawai dengan masa pengabdian 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun, serta menyerahkan Surat Keputusan kenaikan pangkat. Penghargaan tersebut turut diterima oleh beberapa anggota keluarga besar Jurusan Kehutanan, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam pengembangan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan semangat Hardiknas 2026, Politani Kupang terus meneguhkan langkah untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga relevan dan berdampak langsung bagi pembangunan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
(RS)

More in Berita  

Login Form