Mahasiswa Pengelolaan Hutan Politani Kupang Laksanakan Magang Selama Tiga Bulan di Taman Nasional Matalawa

Gambar 1. Mahasiswa Presentasi awal di Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (TN Matalawa)
Sembilan mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan, Jurusan Kehutanan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani Kupang) melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (TN Matalawa). Kegiatan ini berlangsung selama tiga bulan dan menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa untuk memperkuat pengalaman serta keterampilan praktis di bidang kehutanan.
Kegiatan PKL diawali dengan presentasi awal yang dilaksanakan bersama pihak Balai TN Matalawa. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan arahan dan gambaran mengenai pelaksanaan PKL, kondisi kawasan konservasi, serta berbagai aktivitas yang akan menjadi bagian dari proses pembelajaran selama berada di lapangan.
Presentasi awal tersebut dihadiri oleh perwakilan Balai TN Matalawa, yaitu Petrus Dappa Ole, S.P. dan Errys Maart, S.Pi. Kehadiran pihak pengelola kawasan menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung bagaimana pengelolaan kawasan konservasi dilakukan, sekaligus menyelaraskan rencana kegiatan PKL dengan kebutuhan dan kondisi lapangan.
Sebanyak sembilan mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini terdiri atas:
- Rambu Stevania Rangga
- Maria Elisabet Neto
- Umbu Rihi Eda
- Bastian Tse
- Defri Fernando Naklui
- Frederikus Sasi
- Metodius Sina
- Amsyana Padjo Du'e
- Anisentia A.O. Hasiman
Pelaksanaan PKL selama tiga bulan di TN Matalawa diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengenal berbagai aspek pengelolaan hutan dan kawasan konservasi. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari ruang kelas, tetapi juga belajar menghadapi kondisi lapangan, berinteraksi dengan pengelola kawasan, serta memahami berbagai tantangan dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan dan keanekaragaman hayati.
Bagi mahasiswa kehutanan, pengalaman di kawasan konservasi seperti TN Matalawa merupakan kesempatan berharga untuk menghubungkan teori dengan praktik. Setiap aktivitas lapangan menjadi ruang belajar untuk membangun kemampuan teknis, kedisiplinan, kerja sama tim, komunikasi, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat pendidikan vokasi yang menempatkan pengalaman praktis dan kompetensi kerja sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran. Melalui PKL, mahasiswa diharapkan mampu membawa pengalaman lapangan tersebut ke dalam proses akademik sekaligus menjadi bekal ketika nantinya terjun sebagai tenaga profesional di bidang kehutanan.
Semoga pelaksanaan PKL mahasiswa Pengelolaan Hutan Politani Kupang di TN Matalawa berjalan lancar dan memberikan pengalaman berharga yang dapat memperkuat kompetensi serta membentuk calon rimbawan yang profesional, tangguh, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian hutan Indonesia. Belajar dari hutan, bekerja untuk hutan, dan tumbuh bersama pengalaman lapangan.
(RS)
