Dosen dan Mahasiswa Politani Kupang Bergabung dalam Aksi Bersih Sampah di TWA Camplong
Kabupaten Kupang, 11 Agustus 2026 — Semangat menjaga kelestarian lingkungan ditunjukkan oleh dosen dan mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani Kupang) dengan turut ambil bagian dalam Aksi Bersih Sampah Bersama Masyarakat dan Mitra yang dilaksanakan di Taman Wisata Alam (TWA) Camplong, Kabupaten Kupang, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WITA hingga selesai tersebut mengusung semangat “Kerja Bersama Merawat Alam Indonesia”. Aksi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional Tahun 2026 sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kehadiran dosen dan mahasiswa Politani Kupang menjadi bentuk nyata kepedulian sivitas akademika terhadap kelestarian kawasan konservasi. Dengan terlibat langsung dalam kegiatan lapangan, para peserta tidak hanya melakukan aksi bersih-bersih, tetapi juga belajar memahami pentingnya menjaga kebersihan, keindahan, dan fungsi ekologis kawasan konservasi.
Dalam kegiatan tersebut, dosen dan mahasiswa bersama masyarakat serta berbagai mitra bergotong royong mengumpulkan sampah yang ditemukan di sekitar kawasan TWA Camplong. Sampah kemudian dipilah dan dikumpulkan untuk memudahkan proses penanganan lebih lanjut.
Bagi mahasiswa, keterlibatan dalam aksi lingkungan seperti ini menjadi pengalaman pembelajaran yang sangat berharga. Pengetahuan mengenai konservasi, ekosistem hutan, pengelolaan lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan tidak hanya diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata di lapangan.
Kawasan TWA Camplong sendiri memiliki nilai penting sebagai kawasan konservasi yang perlu dijaga secara bersama-sama. Kebersihan kawasan merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung kenyamanan pengunjung sekaligus menjaga kualitas lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.
Keterlibatan Politani Kupang dalam aksi tersebut juga memperkuat komitmen perguruan tinggi dalam menanamkan kepedulian lingkungan kepada generasi muda. Sebagai institusi pendidikan vokasi pertanian, Politani Kupang terus mendorong sivitas akademika untuk tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Aksi bersih sampah di TWA Camplong menjadi pengingat bahwa konservasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau pengelola kawasan. Konservasi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pihak lainnya.
Melalui kegiatan sederhana seperti memungut dan memilah sampah, tumbuh kesadaran bahwa menjaga alam dapat dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Kehadiran dosen dan mahasiswa Politani Kupang diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun budaya peduli lingkungan serta memperkuat semangat “kerja bersama merawat alam Indonesia.”
Dari Camplong, kita belajar bahwa menjaga alam bukan sekadar slogan. Ia adalah tindakan nyata, dilakukan bersama, untuk memastikan hutan dan lingkungan tetap lestari bagi generasi hari ini dan generasi yang akan datang.
(RS)
