• Slide51.JPG
  • Slide37.JPG
  • Slide20.JPG
  • Slide33.JPG
  • Slide24.JPG
  • Slide49.JPG
  • Slide36.JPG
  • Slide6.JPG
  • Slide21.JPG
  • Slide41.JPG
  • Slide29.JPG
  • Slide56.JPG
  • Slide28.JPG
  • Slide4.JPG
  • Slide45.JPG
  • Slide50.JPG
  • Slide38.JPG
  • Slide16.JPG
  • Slide8.JPG
  • Slide25.JPG
  • Slide26.JPG
  • Slide15.JPG
  • Slide5.JPG
  • Slide22.JPG
  • Slide52.JPG
  • Slide31.JPG
  • Slide19.JPG
  • Slide35.JPG
  • Slide10.JPG
  • Slide11.JPG
  • Slide18.JPG
  • Slide12.JPG
  • Slide48.JPG
  • Slide13.JPG
  • Slide39.JPG
  • IMG-20251205-WA0032.jpg
  • IMG-20251205-WA0034.jpg
  • Slide43.JPG
  • Slide1.JPG
  • Slide3.JPG
  • Slide34.JPG
  • Slide2.JPG
  • Slide30.JPG
  • Slide47.JPG
  • Slide23.JPG
  • Slide9.JPG
  • Slide7.JPG
  • Slide32.JPG
  • Slide44.JPG
  • Slide17.JPG
  • Slide14.JPG
  • Slide54.JPG
  • Slide53.JPG
  • Slide27.JPG
  • Slide55.JPG
  • Slide46.JPG
  • Slide42.JPG
  • Slide40.JPG

11 Mahasiswa Pengelolaan Hutan Politani Kupang Ikuti Magang Selama 3 Bulan di Perhutani KPH Madiun

t2t.jpg

MADIUN – Sebanyak 11 mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan (PS-PH), Jurusan Kehutanan, Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang, mengikuti kegiatan magang selama tiga bulan di Perum Perhutani KPH Madiun, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman, meningkatkan keterampilan teknis, sekaligus mengenal secara langsung praktik pengelolaan hutan di dunia kerja.

Setibanya di lokasi magang, rombongan mahasiswa Politani Kupang disambut oleh Ibu Nur Hari Sunarseh, selaku Kepala Subseksi SDM dan Umum Perhutani KPH Madiun. Penyambutan tersebut menjadi awal dari rangkaian kegiatan mahasiswa selama menjalani program magang di lingkungan Perhutani.

Kegiatan magang selama tiga bulan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan kondisi nyata di lapangan. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep pengelolaan hutan, tetapi juga belajar mengenal tata kelola kelembagaan, budaya kerja, kedisiplinan, serta berbagai aktivitas teknis kehutanan.

Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan dapat memahami bagaimana prinsip-prinsip pengelolaan hutan yang lestari diterapkan dalam praktik. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Bagi mahasiswa vokasi, kegiatan magang memiliki peran strategis karena memberikan kesempatan untuk belajar melalui pengalaman nyata (learning by doing). Lingkungan kerja di Perhutani juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, pemecahan masalah, tanggung jawab, dan profesionalisme.

Kehadiran 11 mahasiswa Politani Kupang di KPH Madiun sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring dan pengalaman pembelajaran mahasiswa kehutanan di luar Nusa Tenggara Timur. Dengan berada di lingkungan kerja kehutanan yang berbeda, mahasiswa dapat memperoleh perspektif baru mengenai pengelolaan sumber daya hutan dan dinamika pengelolaan hutan di wilayah Jawa.

Program magang ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman teknis, tetapi juga membentuk mahasiswa menjadi lulusan kehutanan yang kompeten, adaptif, disiplin, dan siap berkontribusi dalam pembangunan kehutanan Indonesia.

Selama tiga bulan ke depan, para mahasiswa akan menjalani proses pembelajaran dan pengalaman kerja di Perhutani KPH Madiun. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik sekaligus menjadi bekal profesional bagi mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan Politani Kupang.
(RS)

More in Berita  

Login Form