Tim Jurusan Kehutanan Politani Kupang Raih Juara II pada Pitching Contest Pemetaan Tutupan Lahan Tingkat Nusa Tenggara TimurGambar 1. Jurusan Kehutanan Politeknik Pertanian Negeri...
Harumkan Nama Kupang di Tanah Deli: Srikandi Pengelolaan Hutan Politani Kupang Rebut Emas di PORSENI XV Politeknik Se-Indonesia
Nama Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani Kupang) kembali...
Jurusan Kehutanan Politani Negeri Kupang Tambah Guru Besar, Perkuat Kontribusi Akademik di Tingkat Nasional
Gambar 1. Prof Dako saaat penyampaian Orasi Ilmiah
Gambar 2. Foto bersama keluarga...
Dari Mata Air untuk Masa Depan: Jurusan Kehutanan Dorong Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Cinta Kasih di Kupang Tengah
Kupang, 01 Agustus 2025 - Jurusan Kehutanan kembali menunjukkan komitmennya...
Penerapan Agrosilvofishery di Desa Kesetnana Kabupaten Timor Tengah Selatan
Kondisi iklim kering yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya di Desa Kesetnana, Kabupaten Timor Tengah...
Pengabdian Masyarakat Prodi Manajemen Sumberdaya Hutan Jurusan Kehutanan Politani Kupang, Ajarkan Sistem Agrosilvopastural Bagi Petani di Raknamo
Ketua Program Studi Manajemen Sumberdaya...
Penandatanganan PKS antara Prodi MSDH dan PH Politani Kupang dengan Yayasan Besipae: Wujud Sinergi Menuju Pengelolaan Hutan dan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan
Kupang, 4 November 2025 — Program Studi Manajemen Sumberdaya Hutan (MSDH) dan Program Studi Pengelolaan Hutan (PH) Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani Kupang) hari ini resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Yayasan Besipae. Kegiatan berlangsung di Gedung Direktorat Politani Kupang dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi vokasi dengan lembaga swadaya masyarakat yang berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia Timur.
Penandatanganan PKS ini dihadiri langsung oleh Simon P. Field (Senior Advisor Yayasan Besipae), Direktur Politani Kupang (Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc) didampingi oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik (Max Arthur Julian Supit, S.Pt., GDIpC., MFoodTech), Ketua Jurusan Kehutanan (Dr. Fransiskus X. Dako, S.Hut., M.Sc) Koordinator Program Studi Pengelolaan Hutan (Melkianus Pobas, S.T., M.Sc) dan Koordinator Program Studi Manajemen Sumberdaya Hutan (Ika Kristinawanti, S. Hut.,M.Si).
Politeknik Pertanian Negeri Kupang Galakkan Terobosan Ketahanan Pangan Lewat Kegiatan Workshop Agritalk Series 2025
Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani Kupang) menyelenggarakan Workshop Agritalk Series 2025 di Gedung Student Center pada Selasa, 4 November 2025. Acara ini secara resmi dibuka oleh Wakil Direktur I Politani Kupang, Max Arthur Julian Supit.
Workshop tersebut menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Kludolfus Tuames (Kepala BPSAS Benain Noelmina NTT), Simon P. Field (Senior Advisor Yayasan Besipae), dan Zadrakh Mengge dari PIKUL, dengan Agripina A. Bele bertindak sebagai moderator.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai unsur di lingkungan kampus, meliputi mahasiswa, dosen, teknisi, serta para ketua jurusan. Kegiatan ini menjadi wadah interaktif bagi sivitas akademika untuk mendiskusikan strategi dan gagasan dalam memperkuat ketahanan pangan di kawasan kering seperti Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam sambutannya, Max Arthur Julian Supit menyampaikan penghargaan kepada seluruh narasumber dan panitia pelaksana atas kerja keras dalam mempersiapkan kegiatan tersebut.
“Hari ini kita semua berkumpul untuk belajar dan berbagi pandangan mengenai ketahanan pangan di daerah kita,” ungkapnya.
Beliau juga memantik semangat peserta dengan pertanyaan reflektif mengenai potensi nira lontar di NTT.
“Mengapa pemanfaatan nira lontar di daerah kita belum bisa berkembang menjadi rantai pasok industri seperti industri susu di Lembang?” tuturnya.
Ia menjelaskan, industri susu di Lembang memerlukan investasi besar mulai dari pengadaan ternak hingga biaya perawatan, sementara di NTT pohon lontar tumbuh secara alami tanpa membutuhkan biaya tanam atau pemeliharaan, namun potensinya belum tergarap maksimal.
“Kita memiliki sumber daya yang melimpah, tetapi belum mampu mengubahnya menjadi peluang ekonomi yang nyata,” tambahnya.
Menurutnya, nira lontar menyimpan potensi besar karena dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti gula lempeng, gula semut, dan minuman fermentasi. Selain itu, pohon lontar juga berpotensi menghasilkan biodiesel yang dapat memperkuat ketahanan energi dan pangan di daerah.
“Inilah saatnya kita mengoptimalkan sumber daya lokal agar mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh peserta untuk aktif menyampaikan ide, berdiskusi, dan berkolaborasi agar Workshop Agritalk tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga melahirkan gagasan nyata untuk pembangunan pertanian berkelanjutan di wilayah kering.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan tiga materi utama terkait ketahanan pangan di NTT. Kemudian, peserta dibagi menjadi tiga kelompok Forum Group Discussion (FGD) untuk membahas berbagai isu aktual di daerah serta menyusun solusi inovatif yang dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan.(RS)
Rosalia Silaban
Hits: 526
Menapaki Perjuangan, Mengabdi untuk Alam: Yudisium Jurusan Kehutanan Periode Ganjil Tahun Akademik 2025/2026
Kupang, 13 Oktober 2025 — Jurusan Kehutanan Politeknik Pertanian Negeri Kupang menyelenggarakan Yudisium Periode Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 dalam suasana penuh haru dan kebanggaan. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi para lulusan yang resmi menuntaskan masa studinya. Sebanyak 70 peserta yudisium dinyatakan lulus, terdiri atas 39 lulusan Program Sarjana Terapan Kehutanan dan 31 lulusan Program Ahli Madya Kehutanan. Lebih dari sekadar acara seremonial, yudisium ini menjadi titik awal bagi para lulusan untuk melangkah ke dunia profesional dengan semangat menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan Tarian Bonet yang dibawakan oleh mahasiswa Manajemen Sumber Daya Hutan (MSDH), diikuti prosesi masuk para yubilaris ke Student Center Politani Kupang. Setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Politani Kupang, acara dilanjutkan dengan pembacaan berita acara yudisium oleh Sekretaris Jurusan Kehutanan, Laurentius D. Wisnu Wardhana, S.Hut., M.Si.
Dies Natalis ke-8 Jurusan Kehutanan Politeknik Pertanian Negeri Kupang Meriah, Ditutup dengan Semangat Sportifitas Sylva Cup IV
Jurusan Kehutanan Politeknik Pertanian Negeri Kupang merayakan ulang tahunnya yang ke-8 pada Kamis, 19 September 2025. Perayaan ini menjadi momen istimewa karena diselenggarakan bersamaan dengan acara penutupan Sylva Cup IV, turnamen futsal tahunan yang telah menjadi ajang kebersamaan dan sportivitas di lingkungan Jurusan Kehutanan. Acara berlangsung penuh kehangatan dan syukur, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Jurusan Kehutanan, Meylin R. Pathibang, S.Hut., MP., didampingi bapak/ibu dosen, teknisi, TLB, PLP, serta staf administrasi jurusan. Dalam suasana kebersamaan, harapan besar disampaikan agar Jurusan Kehutanan semakin jaya—jaya di rimba, jaya di hutan, dan berwibawa di kota.
Dari Rimba ke Ruang Ilmiah: Diseminasi Hasil PKMR XVII Mahasiswa Kehutanan Politani Kupang
Kupang – Jurusan Kehutanan Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani) menggelar Diseminasi Hasil Eksplorasi sebagai rangkaian kegiatan Perkemahan Kerja Malam Rimbawan (PKMR) ke-XVII, Jumat (19/9/2025), di Gedung Student Center Politani. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi mahasiswa dalam mengasah pengalaman lapangan sekaligus memperkuat pemahaman kehutanan secara praktis.
Acara tersebut menghadirkan Kepala Seksi Sumber Daya Alam Wilayah II Bidang KSDA Wilayah I Balai Besar KSDA NTT, Imanuel Ndun, SST., M.Si., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia mengulas peran BBKSDA NTT dalam pengelolaan kawasan konservasi di Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini juga dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kupang dan sekitarnya, antara lain Jurusan Kehutanan Universitas Nusa Cendana, Jurusan Biologi Universitas Kristen Artha Wacana, Universitas Muhammadiyah Kupang, serta Universitas Timor. Kehadiran mereka menambah semarak acara sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas kampus dalam bidang kehutanan dan lingkungan.
Politani Kupang Kukuhkan 213 Wisudawan, Lulusan Kehutanan Raih Predikat Terbaik
Foto 1. Foto bersama Keluarga besar Jurusan Kehutanan bersama Wisudawan dan wisudawati
Foto 2. Foto...